Berita

Soal Shalat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam, Simak Apa Kata Ulama

Minggu, 31 Maret 2024 - 20:22
Soal Shalat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam, Simak Apa Kata Ulama Suasana shalat Tarawih di masjid. (FOTO: Dok TIMES Indonesia)

TIMES BALI, JAKARTA – Di bulan Ramadan, shalat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang dinanti-nanti umat Islam. Namun, muncul pertanyaan mengenai keabsahan shalat Tarawih yang dilakukan dengan empat rakaat sekali salam.

Lalu apakah sah shalat Tarawih dilakukan dengan 4 rakaat sekali salam?

Menurut Imam Nawawi dalam kitab Raudhah ath-Thâlibîn, shalat Tarawih dengan 4 rakaat sekali salam tidak sah. Hal ini karena tidak sesuai dengan yang disyariatkan.

فَصْلٌ التَّرَاوِيْحُ عِشْرُونَ رَكْعَةً بِعَشْرِ تَسْلِيْمَاتٍ. قُلْتُ فَلَوْ صَلَّى أَرْبَعًا بِتَسْلِيْمَةٍ لَمْ يَصِحَّ ذَكَرَهُ الْقَاضِي حُسَيْنٍ فِي الْفَتَاوِى لِأَنَّهُ خِلَافُ الْمَشْرُوعِ. (روضة الطالبين، 1/334)

shalat Tarawih disunnahkan untuk dilakukan dengan 2 rakaat sekali salam.

Jika mengacu pendapat ini, melakukan Shalat Tarawih dengan 4 rakaat sekali salam dianggap menyalahi aturan yang telah ditetapkan.

Para ulama sepakat bahwa shalat Tarawih dengan 20 rakaat dan 10 salam adalah yang paling utama.

Untuk itu, Umat Islam diimbau untuk mengikuti tata cara shalat Tarawih yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Umumnya, jumlah rakaat Shalat Tarawih adalah 20 dengan satu salam setiap dua rakaat. 

Jumlah 20 rakaat ini telah menjadi kesepakatan empat madzhab, yakni Malikiyah, Syafi'iyah, Hanafiyah dan Hanabilah. 

Hal tersebut berdasarkan hadits dha'if yang diperkuat oleh ijmak sahabat. Hadits itu diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah dari Ibnu Abbas, begini bunyinya: 

كان النبي صلى الله عليه وسلم يصلي في رمضان في غير جماعة بعشرين ركعة والوتر 

Artinya, "Nabi SAW shalat di bulan Ramadhan bukan dengan jamaah dua puluh rakaat dan witir."(Muhammad Mahfudh bin Abdillah At-Tarmasi, Mauhibah Dzil Fadhl, [Mesir, Matbaah Amiriyah:1326] jus II, halaman 465).

Sementara menurut Syekh Said Baisyin dalam kitabnya Busyral Karim menjelaskan, 

ولو اقتصر على بعض العشرين صح وأثيب عليه ثواب التراويح خلافا لبعضهم   

Artinya: "Bila seseorang mencukupkan hanya melakukan sebagian dari 20 rakaat, maka sah dan ia diberi pahala shalat Tarawih. Berbeda dengan pendapat sebagian ulama." (Said Baisyin, Busyral Karim, [Jeddah, Darul Minhaj:2004], halaman 316).  

Hukum Shalat Tarawih 4 Rakaat Satu Salam 

Melakukan shalat tarawih dengan empat rakaat satu salam menurut mayoritas Syafiiyah tidak boleh. 

Hal ini karena shalat tarawih memiliki kemiripan dengan shalat fardhu, yaitu dianjurkan dilakukan secara jamaah, sehingga tata caranya harus sesuai yang diriwayatkan. 

Sementara riwayat yang ada menyatakan ia dilakukan dengan dua rakaat salam. Tarawih dengan empat rakaat salam tidak sah bila dilakukan secara sengaja dan oleh orang yang mengerti ketentuan ini. 

Sedangkan bagi yang tidak tahu, maka tetap sah namun statusnya sebagai shalat malam biasa.

و (يسلم) في التراويح حتما (من كل ركعتين)؛ لشبهها بالفرض في طلب الجماعة، فلا تغير عما ورد، فلو أحرم بأكثر من ركعتين عامدا عالما لم تنعقد، وإلا انعقدت نفلا مطلقا   

Artinya: "Dalam shalat tarawih wajib salam dari tiap rakaat, karena serupa dengan shalat fardhu dalam tuntutan berjamaah. Karena itu tidak boleh diubah dari tata cara yang diriwayatkan. Bila seseorang takbiratul ihram shalat tarawih dengan niat lebih dari dua rakaat secara sengaja dan tahu ketidakbolehannya, maka shalatnya tidak sah. Sedangkan bila tidak sengaja atau tidak tahu, maka sah menjadi shalat sunat mutlak." (Baisyin, 316).

Meski demikian, Syekh Muhammad bin Abdirrahman Al-Ahdal yang juga ulama kalangan Syafiiyah justru memperbolehkan shalat Tarawih empat rakaat satu salam.  

مسألة أفتى القاضي حسين بمنع صلاة كل أربع من التراويح بتسليمة واقتصر عليه في الروضة وجرى عليه ابن الرفعة في المطلب العالي شرح وسيط الغزالي وفي كفاية النبيه شرح التنبيه وعلله ابن الرفعة بأن الباب باب اتباع ولم يرد وقال النووي لأنها أشبهت الفرض بطلب الجماعة فيها فلا تغير عما ورد وعن القاضي أبي الطيب جوازه وأيده المزجد بإفتاء النووي بصحة جمع سنة الظهر الأربع بتسليمة واحدة بتشهد أو بتشهدين وأقول جزم المتأخرون بما أفتى به القاضي حسين والظاهر ما ذهب إليه القاضي أبو الطيب. 

Artinya: "Masalah: Qadhi Husain berfatwa melarang shalat tarawih empat rakaat dengan satu salam. Imam An-Nawawi meringkas hanya memyebutkan pendapat ini dalam kitab Raudhah. Imam Ibnu Rif'ah juga berpendapat demikian dalam kitab Mathlabul Ali Syarhu Wasithil Ghazali dan dalam Kifayatun Nabih Syarhut Tanbih. Imam Ibn Rif'ah memberikan alasan bahwa bab shalat tarawih adalah bab mengikuti riwayat, sementara tak ada keterangan (dari Nabi dan sahabat tentang tarawih empat rakaat satu salam). Imam An-Nawawi berkata: "Karena shalat tarawih serupa dengan shalat fardhu dalam tuntutan jamaah. Karena itu tidak diubah dari keterangan yang datang (dari Nabi dan sahabat). Diceritakan dari Qadhi Abu Thayyib, boleh empat rakaat satu salam dan diperkuat oleh Imam Al-Muzajad dengan fatwa Imam An-Nawawi tentang sahnya mengumpulkan shalat sunat Dhuhur empat rakaat dengan satu salam, baik dengan satu atau dua tasyahud. Saya (Pengarang) mengatakan: "Ulama Syafiiyah generasi akhir mantap dengan fatwa Qadhi Husain. Sedangkan yang dhahir (kuat) adalah apa yang menjadi pendapat Qadhi Abu Thayyib. (Muhammad Al-Ahdal, Umdatul Mufti wal Mustafti, [Darul Hawi:1998], juz I, halaman 115).  

Adapun shalat Tarawih kurang dari 20 rakaat dengan salam tiap empat rakaat hukumnya tetap sah menurut sebagian ulama Syafiiyah.

Sementara meyakini shalat Tarawih hanya 2, 4, 8, 12 rakaat adalah tidak benar karena menyalahi kesepakatan madzab empat bahwa shalat Tarawih 20 rakaat.   

Pun demikian, tentu pendapat yang paling utama adalah melakukan shalat Tarawih 20 rakaat dengan dua rakaat satu kali salam. Inilah pendapat yang paling kuat dalam madzhab Syafi'iyah dan sesuai apa yang dilakukan Nabi juga para sahabat. 

Shalat Tarawih adalah ibadah yang istimewa di bulan Ramadan. Lakukan shalat Tarawih dengan tata cara yang benar dan khusyuk untuk mendapatkan pahala yang berlimpah. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bali just now

Welcome to TIMES Bali

TIMES Bali is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.