TIMES BALI, BONDOWOSO – Seekor sapi Limosin berbobot lebih dari satu ton berhasil diselamatkan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bondowoso setelah terperosok ke dalam septic tank di Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Jumat (28/11/2025).
Peristiwa yang tak biasa itu pertama kali diketahui pemilik sapi sekitar pukul 09.00 WIB, setelah anaknya yang tengah mengejar layangan melihat sapi tersebut dalam posisi miring dengan kepala muncul di atas lubang septic tank.
Jatuhnya sapi betina yang diketahui sedang hamil sembilan bulan itu langsung membuat pemilik panik.
Plt Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Ahmad Hambri menjelaskan, upaya awal evakuasi dilakukan warga dengan menggunakan katrol berkapasitas satu ton. Namun alat tersebut tidak mampu mengangkat hewan berbadan besar itu.
“Beratnya diperkirakan lebih dari satu ton. Katrol kapasitas satu ton tidak kuat, jadi kami gunakan katrol kapasitas lima ton,” ujar Hambri, Minggu (30/11/2025).
Tim Damkar bersama warga kemudian berjibaku menarik katrol sambil menahan bau menyengat dari septic tank. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam hingga akhirnya sapi berhasil diangkat dalam kondisi selamat.
Hambri menyebut pemilik sapi sempat menangis karena khawatir diminta mengganti kerugian jika hewan ternaknya tidak terselamatkan.
Hambri menambahkan bahwa ini bukan kali pertama Damkar mengevakuasi sapi. Kasus serupa justru lebih sering terjadi pada sumur warga. Namun evakuasi dari septic tank juga pernah terjadi sebelumnya.
“Yang sering itu sapi masuk sumur. Kalau septic tank, dulu juga pernah ada,” jelasnya.
Ia pun mengimbau warga Bondowoso untuk menutup septic tank yang sudah tidak digunakan, guna mencegah kejadian serupa dan menghindari risiko lebih besar.
“Ini saja sapi. Kalau anak-anak yang terperosok, tentu lebih berbahaya. Jadi sebaiknya septic tank yang tidak terpakai ditutup,” pungkasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Sapi Limosin 1 Ton di Bondowoso Jatuh ke Septic Tank, Berhasil Dievakuasi Damkar
| Pewarta | : Moh Bahri |
| Editor | : Ronny Wicaksono |