https://bali.times.co.id/
Olahraga

Spanyol Klaim Menjadi Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030, FIFA Masih Bungkam

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:02
Spanyol Klaim Final Piala Dunia 2030, FIFA Masih Bungkam Stadion Santiago Bernabeu, yang menjadi kandang Real Madrid disebut sebagai tempat final Piala Dunia 2030.

TIMES BALI, JAKARTA – Peta perebutan laga final Piala Dunia 2030 mulai mengerucut, meski keputusan resmi belum diumumkan. Spanyol secara terbuka mengklaim akan menjadi tuan rumah pertandingan puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut, meski FIFA hingga kini belum memberikan konfirmasi.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Rafael Louzán, dalam sebuah acara media pada Senin (26/1/2026) waktu setempat. Ia menyebut Spanyol akan memimpin penyelenggaraan Piala Dunia 2030 dan menjadi lokasi laga final, meski tidak merinci kota maupun stadion yang dimaksud.

“Spanyol akan memimpin Piala Dunia dan final akan digelar di sini,” ujar Louzán singkat, tanpa penjelasan lanjutan.

Sejauh ini, FIFA memang belum mengumumkan secara resmi stadion final Piala Dunia 2030. Turnamen tersebut akan digelar bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko, dalam format kolaborasi lintas benua yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Di Spanyol, Real Madrid dengan Stadion Santiago Bernabéu yang telah direnovasi besar-besaran kerap disebut media sebagai kandidat terkuat venue final. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, muncul spekulasi bahwa Maroko juga berpeluang besar menggelar laga puncak tersebut.

Stadion-Santiago-Bernabeu-h.jpg

Maroko sendiri tengah membangun Stadion Hassan II Stadium, yang dirancang menjadi stadion sepak bola terbesar di dunia dengan kapasitas mencapai 115.000 penonton dan ditargetkan rampung pada 2028. Ambisi Rabat adalah menjadikan stadion tersebut panggung final Piala Dunia.

Namun, dinamika berubah setelah pelaksanaan final Africa Cup of Nations bulan ini menuai kritik akibat persoalan organisasi dan keamanan. Insiden tersebut dinilai mencoreng citra kesiapan Maroko sebagai tuan rumah laga paling prestisius di dunia sepak bola.

Stadion-Santiago-Bernabeu-k.jpg

Selain Madrid, Barcelona juga tidak tinggal diam. Stadion Camp Nou yang baru direnovasi disebut-sebut siap diajukan sebagai alternatif lokasi final, memperkuat posisi Spanyol dalam persaingan internal tuan rumah.

Piala Dunia 2030 sendiri akan memiliki format unik dalam rangka perayaan 100 tahun turnamen. Tiga negara Amerika Latin—Uruguay, Argentina, dan Paraguay—masing-masing akan menggelar satu pertandingan sebagai simbol sejarah lahirnya Piala Dunia pada 1930.

Dengan klaim terbuka dari Spanyol dan belum adanya keputusan FIFA, penentuan lokasi final Piala Dunia 2030 masih menyisakan teka-teki. Namun satu hal jelas, perebutan status tuan rumah laga puncak kini semakin sarat dengan pertarungan reputasi, kesiapan infrastruktur, dan kredibilitas penyelenggaraan. (*)

Pewarta : Rochmat Shobirin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bali just now

Welcome to TIMES Bali

TIMES Bali is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.