AI dan Data Jadi Kunci Transformasi Pertanian Modern di Indonesia
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa (3/6/2025). (FOTO: Komdigi RI)

AI dan Data Jadi Kunci Transformasi Pertanian Modern di Indonesia

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menegaskan bahwa kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dan data memiliki peran strategis sebagai kunci transformasi sektor pertanian Indonesia di masa depan.

TIMES Bali,Selasa 29 Juli 2025, 14:33 WIB
597.3K
A
Antara

JAKARTAWakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menegaskan bahwa kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dan data memiliki peran strategis sebagai kunci transformasi sektor pertanian Indonesia di masa depan.

Menurutnya, untuk memanfaatkan potensi AI dan data secara optimal, diperlukan perluasan konektivitas digital hingga ke wilayah pedesaan. Infrastruktur digital tersebut akan menjadi fondasi bagi terwujudnya pertanian modern yang berkelanjutan dan mandiri.

“Untuk benar-benar memanfaatkan kekuatan AI dan data, infrastruktur digital yang tangguh sangatlah penting. Termasuk akses broadband yang merata serta platform digital yang inklusif bagi petani dan pelaku usaha agri-food,” ujar Nezar dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Nezar saat menghadiri Seminar Daring tentang Transformasi Digital di Sektor Pertanian, yang diselenggarakan bersama Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) dari Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat.

Nezar menyoroti sejumlah tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian saat ini, seperti perubahan iklim, degradasi lahan, hingga minimnya regenerasi petani muda. Dalam konteks ini, transformasi digital bukan sekadar mengikuti tren, melainkan suatu keharusan strategis untuk menjawab tantangan tersebut.

Ia mencontohkan, teknologi seperti sensor cerdas, drone, otomasi, dan analitik prediktif mampu meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi limbah, serta memperkuat rantai pasok dari hulu hingga hilir.

“AI dan data bisa merevolusi seluruh ekosistem agri-food kita,” tegas Nezar.

Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital di kawasan pedesaan, mendorong literasi data, serta menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UGM untuk riset, pelatihan, dan pengembangan solusi pertanian berbasis teknologi.

Nezar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan—terutama akademisi, petani, dan pelaku usaha—untuk bergotong-royong mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto tentang kemandirian pangan. AI dan data adalah jembatan menuju masa depan pertanian Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bali, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.