Tomiko Itooka, Orang Tertua di Dunia, Meninggal di Usia 116 Tahun
Tomiko Itooka, orang tertua di dunia telah meninggal dunia pada usia 116 tahun. (Foto: EPA/BBC)

Tomiko Itooka, Orang Tertua di Dunia, Meninggal di Usia 116 Tahun

Tomiko Itooka, orang tertua di dunia telah meninggal dunia pada usia 116 tahun. Ia menghembuskan napas terakhirnya di sebuah panti jompo di kota Ashiya, Prefektur Hyogo

TIMES Bali,Minggu 5 Januari 2025, 09:41 WIB
365.4K
W
Wahyu Nurdiyanto

JAKARTA – Seorang wanita Jepang yang diakui sebagai orang tertua di dunia oleh Guinness World Records, Tomiko Itooka, telah meninggal dunia pada usia 116 tahun.

Dikutip dari BBC, Sabtu (5/1/2025), Tomiko Itooka menghembuskan napas terakhirnya di sebuah panti jompo di kota Ashiya, Prefektur Hyogo, menurut keterangan resmi pemerintah setempat.

Tomiko Itooka dinobatkan sebagai orang tertua di dunia setelah Maria Branyas Morera dari Spanyol meninggal dunia pada Agustus 2024 di usia 117 tahun.

"Nona Itooka memberikan keberanian dan harapan kepada kami melalui hidupnya yang panjang," ujar Wali Kota Ashiya, Ryosuke Takashima, dalam pernyataan resminya. "Kami berterima kasih atas segala hal yang telah ia berikan."

Perjalanan Hidup Tomiko Itooka
Tomiko Itooka lahir pada Mei 1908, enam tahun sebelum Perang Dunia Pertama dimulai dan di tahun yang sama ketika mobil Ford Model T diluncurkan di Amerika Serikat.

Ia secara resmi diakui sebagai orang tertua di dunia pada September 2024 dan menerima sertifikat dari Guinness World Records pada Hari Penghormatan Lansia, sebuah hari libur nasional di Jepang untuk menghormati warga lanjut usia.

Selama hidupnya, Tomiko melewati berbagai peristiwa besar, seperti perang dunia, pandemi, dan kemajuan teknologi. Sebagai seorang siswa, ia aktif bermain voli dan bahkan pernah dua kali mendaki Gunung Ontake yang memiliki ketinggian 3.067 meter.

Di masa tuanya, Tomiko dikenal menyukai pisang dan Calpis, minuman ringan khas Jepang berbahan dasar susu, sebagaimana disebutkan dalam pernyataan wali kota.

Kehidupan Keluarga dan Warisan
Tomiko menikah pada usia 20 tahun dan memiliki dua putri serta dua putra. Selama Perang Dunia Kedua, ia mengelola kantor pabrik tekstil milik suaminya. Setelah suaminya meninggal pada tahun 1979, Tomiko tinggal sendirian di Nara hingga akhir hayatnya.

Ia meninggalkan satu putra, satu putri, dan lima cucu. Pemakaman dilaksanakan dengan dihadiri keluarga dan kerabat dekat, menurut keterangan pemerintah.

Jepang: Negeri Para Lansia
Pada September 2024, Jepang mencatat lebih dari 95.000 orang berusia 100 tahun atau lebih, di mana 88% di antaranya adalah perempuan. Dari total populasi 124 juta orang, hampir sepertiganya berusia 65 tahun atau lebih.

Kini, gelar orang tertua di dunia diyakini dipegang oleh seorang biarawati asal Brasil, Inah Canabarro Lucas, yang lahir 16 hari setelah Tomiko Itooka dan juga berusia 116 tahun. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Wahyu Nurdiyanto
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bali, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.