Evakuasi ODGJ di Majalengka: Satu Nyawa Diselamatkan Lewat Aksi Kemanusiaan
Aparat gabungan di Majalengka evakuasi ODGJ. (FOTO: Humas Polres Majalengka for TIMES Indonesia)

Evakuasi ODGJ di Majalengka: Satu Nyawa Diselamatkan Lewat Aksi Kemanusiaan

Suasana haru menyelimuti proses evakuasi Orang dengan Gangguang Jiwa (ODGJ) di lingkungan Margaluyu, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Kamis (31/7/2025).

TIMES Bali,Jumat 1 Agustus 2025, 10:15 WIB
499.9K
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKASuasana haru menyelimuti proses evakuasi Orang dengan Gangguang Jiwa (ODGJ) di lingkungan Margaluyu, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Kamis (31/7/2025).

Seorang pria berinisial DS, yang telah bertahun-tahun mengalami gangguan jiwa berat, akhirnya berhasil dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSU Sumber Waras Cirebon.

Kisah evakuasi ini bukan sekadar tugas rutin aparat. Di baliknya tersimpan aksi penuh kepedulian, keberanian, dan kemanusiaan dari gabungan unsur Bhabinkamtibmas Polsek Majalengka Kota Aipda Dani.

Babinsa Koramil 1701 Serka Suhardi, Lurah Cicurug Atim Supratman, serta tim dari Satpol PP, perangkat kelurahan, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Majalengka.

"DS ini sangat sulit didekati. Ia kerap mengamuk bahkan terhadap keluarga. Tapi hari itu kami semua sepakat, tidak akan menyerah," ungkap Aipda Dani, usai proses evakuasi.

Proses evakuasi memakan waktu hampir satu jam. DS yang semula menolak, perlahan luluh setelah melihat kehadiran banyak orang yang memperhatikannya tanpa menghakimi. Ia akhirnya dibimbing masuk ke ambulans untuk dibawa ke rumah sakit jiwa.

"Ini bukan tentang penertiban. Ini tentang menyelamatkan sesama. Semoga dengan pengobatan yang tepat, DS bisa pulih dan kembali hidup layak di tengah masyarakat,” kata Aipda Dani.

Upaya tersebut dipimpin langsung oleh Ahmad, penanggung jawab Program Kesehatan Jiwa (Keswa) di wilayah tersebut. Dengan pendekatan persuasif, tim mencoba menjangkau DS dengan cara yang lebih manusiawi. 

"Kami tidak ingin memaksakan. Justru kami mengedepankan pendekatan dengan hati," ujar Ahmad, Jumat (1/8/2025)

Lurah Cicurug Atim Supratman juga mengapresiasi kerja sama lintas sektor dalam penanganan ini. Menangani ODGJ tidak bisa sendiri. Dibutuhkan sinergi, empati, dan kesabaran. "Hari ini kami melihat semua itu hadir," katanya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto menyampaikan terima kasih atas peran aktif seluruh personel di lapangan. 

"Inilah bagian dari komitmen Polri dalam penanganan kesehatan mental masyarakat. Kami ingin menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman, tetapi juga peduli terhadap sesama, terutama mereka yang paling rentan," ujarrnya.

Kisah evakuasi ODGJ di Majalengka ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan sinergi semua elemen masyarakat masih hidup. Di tengah tantangan, satu nyawa berhasil diselamatkan. Dan yang lebih penting, sebuah harapan baru kembali menyala. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bali, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.