TIMES Bali/Siswa-siswa di sebuah sekolah menengah pertama mengerjakan ujian akhir sekolah dengan menggunakan ponsel di Kota Serang, Banten (18/5/2022). (FOTO: ANTARA /Asep Fathulrahman/wsj).

Sejumlah negara Eropa memberlakukan larangan ponsel di sekolah untuk meningkatkan fokus siswa dan mengurangi gangguan, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan ...

TIMES Bali,Minggu 15 September 2024, 04:15 WIB
521.1K
A
Antara

JAKARTATren pelarangan penggunaan ponsel di sekolah sedang menyebar di berbagai negara Eropa. Kebijakan ini diterapkan dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran serta meminimalkan gangguan yang dialami siswa selama proses belajar.

Di beberapa negara, seperti Hongaria, kebijakan ini mendapat kritik dari para guru, orang tua, dan siswa yang menyebutnya sebagai langkah dan ketinggalan zaman. Namun, banyak negara Eropa memandang kebijakan ini sebagai solusi efektif untuk mengurangi kasus perundungan dan menjaga konsentrasi siswa di kelas.

Sebagai contoh, di Belanda, larangan ponsel cerdas kini diberlakukan tidak hanya di tingkat menengah tetapi juga di sekolah dasar.

Larangan ini diambil karena kekhawatiran bahwa ponsel dapat mengganggu konsentrasi siswa dan berdampak negatif pada hasil ujian. Meski demikian, pengecualian diberikan untuk keperluan pendidikan, alasan kesehatan, atau kebutuhan khusus siswa.

Sekolah-sekolah di Belgia yang menggunakan bahasa Prancis juga telah menerapkan kebijakan serupa pada awal tahun ajaran 2024-2025. Keputusan ini diambil setelah meningkatnya kasus pelecehan akibat penyebaran foto-foto pribadi siswa di media sosial. 

Yunani mengambil langkah dengan mewajibkan siswa menyimpan ponsel di tas selama jam sekolah, sementara Prancis menjalankan program uji coba di 200 sekolah menengah yang mewajibkan siswa menyimpan ponsel di loker. Jika program ini berhasil, pelarangan ponsel akan diperluas secara nasional pada tahun 2025.

Negara lain seperti Irlandia juga sedang mempertimbangkan untuk melarang penggunaan ponsel bagi siswa di bawah usia 16 tahun. Di negara-negara Eropa lain seperti Jerman, Polandia, Denmark, Portugal, dan Kroasia, kebijakan tentang penggunaan ponsel di sekolah dibiarkan menjadi keputusan masing-masing sekolah. Banyak sekolah memilih untuk membatasi penggunaan ponsel guna memastikan lingkungan belajar yang kondusif. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bali, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.