Meski Kaya Manfaat, Teh Hijau Juga Menyimpan Bahaya Lho
TIMES Bali/Teh hijau memiliki banyak manfaat tapi juga bahaya jika salah dalam konsumsi (FOTO: freepik)

Meski Kaya Manfaat, Teh Hijau Juga Menyimpan Bahaya Lho

Teh hijau selama ini dipercaya sebagai salah satu minuman menyehatkan karena memiliki banyak sekali manfaat. Namun tahukah Anda, ada pula bahaya yang tersimpan di balik minuman herbal ini?

TIMES Bali,Rabu 8 Januari 2025, 05:39 WIB
382.5K
S
Sholihin Nur

JAKARTATeh hijau selama ini dipercaya sebagai salah satu minuman menyehatkan karena memiliki banyak sekali manfaat. Namun tahukah Anda, ada pula bahaya yang tersimpan di balik minuman herbal ini?

Meski memiliki manfaat, jika kita meminum teh hijau terlalu banyak maka bisa merugikan dan berakibat buruk untuk ginjal, bahkan juga bisa merusak hati.

Para ilmuwan mengatakan bahwa minum hingga 10 cangkir teh hijau setiap hari masih aman daripada meminum teh hijau dalam bentuk suplemen. Dikhawatirkan konsumsi dalam bentuk suplemen bisa mengandung polifenol hingga lima puluh kali lipat dari secangkir teh hijau. 

Eksperimen yang dilakukan pada tikus telah menunjukkan bahwa keracunan hati dapat terjadi ketika hewan tersebut diberi polifenol dalam jumlah yang berlebihan. 

Selain itu, percaya atau tidak, kebanyakan minum teh hijau juga berbahaya bagi orang yang memiliki masalah dengan kafein. Ini karena teh hijau juga mengandung kafein yang dapat menyebabkan insomnia, perut buncit dan bahkan mual. 

Dan sekali lagi tidak dianjurkan untuk meminum teh hijau bersamaan dengan aspirin atau obat sakit kepala. 

Tak hanya itu, selama kehamilan juga tidak baik untuk mengonsumsi suplemen teh hijau. Teh hijau sendiri sebetulnya baik-baik saja, namun ekstrak dan suplemennyalah yang dapat menyebabkan masalah.

Katekin dalam teh hijau panas diyakini bisa menangkal pilek dan flu, terutama jika digunakan dengan lemon dan madu. 

Penggunaan lemon dan madu sendiri lebih baik daripada gula sebagai pemanis. Namun, kafein dan katekin yang ditemukan dalam minuman dapat menghambat kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi. 

Jika sedang melakukan diet, pemanis yang ditambahkan ke dalam minuman pun bisa meningkatkan kalori, maka teh hijau tanpa gula dan pemanis lainnya sangatlah dianjurkan. 

Pada dasarnya jika seseorang tersebut benar-benar orang yang sehat, minum teh hijau dalam jumlah sedang bisa menjadi minuman yang menyehatkan. Namun sekali lagi, apapun yang berlebihan itu memang kurang baik dan sebaiknya dihindari. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Sholihin Nur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bali, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.