Kontes AI Indonesia untuk Publik Luas, Dorong Literasi AI yang Sehat
TIMES Bali/Ilustrasi AI. (Foto Ilustrasi: Akademi AI TIMES Indonesia)

Kontes AI Indonesia untuk Publik Luas, Dorong Literasi AI yang Sehat

TIMES Indonesia National Network (TINN) resmi meluncurkan Kontes AI Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong demokratisasi kecerdasan buatan di tanah air. Melalui dua kategori utama, Miss Avatar AI Indonesia dan Miss AI Muslimah Indonesia

TIMES Bali,Rabu 28 Januari 2026, 05:40 WIB
198K
T
Theofany Aulia (DJ-999)

JAKARTATIMES Indonesia National Network (TINN) resmi meluncurkan Kontes AI Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong demokratisasi kecerdasan buatan di tanah air. Melalui dua kategori utama, Miss Avatar AI Indonesia dan Miss AI Muslimah Indonesia, kontes ini dibuka untuk publik luas, tidak terbatas pada kalangan teknolog atau profesional AI.

Kontes ini dirancang sebagai ruang partisipatif agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat terlibat langsung dalam pemanfaatan AI secara kreatif dan bertanggung jawab. 

CEO TIMES Indonesia National Network (TINN), Khoirul Anwar, menegaskan bahwa literasi AI harus dibangun secara inklusif dan sehat.

“AI tidak boleh hanya dikuasai segelintir orang dengan latar belakang teknologi. Kami ingin masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, kreator konten, hingga komunitas digital ikut terlibat dan memahami AI sebagai alat kreasi dan pemecahan masalah,” ujar Anwar.

Selama ini, kecerdasan buatan kerap dipersepsikan sebagai teknologi rumit yang hanya dapat diakses oleh kalangan tertentu. Karenanya, melalui Kontes AI Indonesia, TIMES Indonesia berupaya mematahkan stigma tersebut dengan pendekatan yang sederhana, aplikatif, dan berbasis kreativitas.

"Peserta tidak hanya kami tantang menghasilkan karya berbasis AI, tetapi juga diajak memahami proses, etika penggunaan, serta dampak sosial dari teknologi tersebut," jelasnya. 

Dengan demikian, kontes ini berfungsi sebagai sarana pembelajaran publik yang menyenangkan sekaligus bermakna.

"Pendekatan ini penting untuk menyiapkan masyarakat menghadapi percepatan transformasi digital yang semakin masif," kata Anwar.

Kontes AI Indonesia ini sendiri dirancang sebagai agenda yang sustainable untuk pengembangan ekosistem AI yang berkelanjutan. TIMES Indonesia menargetkan kontes ini menjadi pintu masuk bagi lahirnya komunitas, talenta, dan inovasi AI baru di Indonesia.

"Ke depan, hasil kontes diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan, inkubasi, dan jejaring kolaborasi lintas sektor. Dengan demikian, manfaat AI tidak berhenti pada kompetisi, tetapi berlanjut menjadi nilai ekonomi, sosial, dan edukatif," jelasnya.

Melalui pendekatan inklusif ini, TIMES Indonesia ingin memastikan bahwa perkembangan AI di Indonesia tumbuh bersama masyarakat, bukan meninggalkan mereka. Demokratisasi AI, kata Anwar, adalah kunci agar teknologi benar-benar menjadi alat pemberdayaan publik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Theofany Aulia (DJ-999)
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bali, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.