Malam yang Dibentuk Api, Dipandu Laut: Kolaborasi Epik Seasalt Seminyak dan WAATU di Bali
Kolaborasi akbar ini mempertemukan dua visioner dapur, yakni Chef Hazwan Hamdan dari Alila Seminyak dan Chef Lachlan Budd dari WAATU.
BALI – Kabar segar bagi para pencinta kuliner di Pulau Dewata Bali. Seasalt di Alila Seminyak kembali melanjutkan saga kuliner ikoniknya lewat Seasalt & Friends Chapter 11.
Kali ini, destinasi coastal dining ternama ini menggandeng WAATU untuk menciptakan sebuah simfoni rasa yang mempertemukan craftsmanship tingkat tinggi dengan keanggunan tepi pantai.
Kolaborasi ini berlangsung pada Sabtu besok, 23 Mei 2026, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA.
Acara ini bakal menyuguhkan petualangan rasa kontemporer yang berakar pada bahan-bahan musiman (seasonality) kualitas premium.
Perpaduan Dua Karakter: Sentuhan Pesisir dan Jiwa Bara Api
Kolaborasi akbar ini mempertemukan dua visioner dapur, yakni Chef Hazwan Hamdan dari Alila Seminyak dan Chef Lachlan Budd dari WAATU.
Seasalt, yang terkenal dengan filosofi berkelanjutan dan koneksi kuatnya dengan laut, akan berpadu secara harmonis dengan gaya WAATU yang ekspresif.
WAATU sendiri dikenal lewat pendekatan memasak tradisional yang memanfaatkan api dan bara untuk mengeluarkan cita rasa alami terbaik dari setiap bahan.
"Seasalt & Friends terus menjadi wadah bertukar ide kreatif, mempertemukan chef dan konsep kuliner yang memiliki komitmen serupa terhadap kualitas, teknik, dan inovasi," ujar Chef Lachlan Budd, Jumat (22/5/2026).
Menjelajahi Menu: Dari Beef Tartare hingga Bali Cocoa
Para tamu dapat menikmati kolaborasi ini melalui format four-course set menu seharga IDR 800,000++ per orang, atau memilih dari berbagai opsi à la carte yang dikurasi secara personal.
Perjalanan rasa dimulai dengan Beef Tartare yang diperkaya dengan kimchi salt, menghadirkan sentuhan fermentasi yang subtil untuk menambah kedalaman rasa pada hidangan.
Selanjutnya, Tuna Usuzukuri disajikan dengan bonito cream, radish, dan sake, menciptakan karakter rasa yang clean, delicate, dan refined.
Sebagai hidangan utama, BBQ Mahi Mahi dipadukan dengan leeks, sake glaze, dan wakame, menghadirkan kombinasi smoky yang lembut dengan kesegaran khas pesisir.
Perjalanan kuliner ini ditutup dengan Bali Cocoa, dessert berbahan coconut dan salted milk caramel yang menghadirkan penutup kaya rasa namun tetap balanced, sekaligus menonjolkan penggunaan bahan lokal.
Selain set menu, pilihan à la carte juga turut menampilkan kreativitas dari kedua kitchen.
Pendekatan ini memberikan pengalaman dining yang lebih personal, di mana para tamu dapat mengeksplorasi berbagai interpretasi dari kolaborasi ini sambil menikmati suasana beachfront khas Seasalt.
Sunset Hour dengan Suasana Understated Sophistication
Digelar di area open-air Seasalt Seminyak, para tamu tidak hanya dimanjakan oleh lidah, tetapi juga oleh atmosfernya.
Acara yang dimulai sejak golden hour (pukul 17.00 WITA) ini menawarkan transisi indah dari energi santai tepi laut menuju malam yang elegan.
Bagi Anda yang ingin mengamankan kursi di momen kuliner eksklusif ini, reservasi sangat disarankan mengingat tempat yang terbatas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

