Berita

Gempa Taiwan M7,2: Empat Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

Rabu, 03 April 2024 - 12:53
Gempa Taiwan M7,2: Empat Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka Gempa Taiwan. (FOTO: Reuters)

TIMES BALI, JAKARTA – Sedikitnya empat orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat gempa bumi dengan magnitudo (M) 7,5 yang mengguncang Taiwan pada Rabu (3/4/2024) pagi waktu setempat. Gempa tersebut menyebabkan bangunan ambruk, pemadaman listrik, dan tanah longsor, mengakibatkan situasi darurat di beberapa wilayah.

Seperti dilansir The Guardian dan CNN, Rabu (3/4/2024), menurut laporan Departemen Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan (NFA), gempa tersebut merupakan yang terkuat dalam 25 tahun terakhir di negara tersebut. Mereka melaporkan, korban tewas berasal dari berbagai kegiatan, termasuk seorang pendaki di pegunungan distrik Hualien yang terkenal akan keindahan alamnya.

Sebagaimana diberitakan Reuters, menurut Administrasi Cuaca Pusat Taiwan, gempa terjadi pada pukul 07.58 pagi pada kedalaman 15,5 km  di lepas pantai timur Taiwan.

Sejumlah gedung dan bangunan menjadi miring atau ambruk. CEOC Taiwan melaporkan sekitar 26 bangunan mengalami kerusakan serius, dengan 15 di antaranya berada di distrik Hualien. Bahkan, ada orang-orang yang terjebak di dalam bangunan yang runtuh.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan upaya penyelamatan anak-anak dari bangunan yang ambruk. Kerusakan parah juga terlihat pada bangunan lima lantai di Hualien, yang mengalami runtuhnya lantai pertama dan miring pada sudut 45 derajat.

Selain itu, sejumlah insiden bebatuan runtuh dan longsor terjadi di beberapa jalan raya, termasuk ruas Jalan Raya Suhua yang menghubungkan wilayah timur laut Taiwan dengan Hualien. Jalur kereta api juga terdampak, sementara sekolah dan tempat kerja ditutup sementara sebagai langkah pengamanan.

Di tengah kepanikan, gempa susulan dengan kekuatan bervariasi terus mengguncang sebagian wilayah. Namun, kekuatannya dilaporkan semakin menurun.

Gempa Taiwan, Peringatan Tsunami untuk Jepang dan Filipina

Gempa bumi yang terjadi di Taiwan ini memicu peringatan tsunami untuk pulau-pulau di selatan Jepang dan Filipina.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah mengeluarkan peringatan evakuasi untuk daerah pesisir prefektur selatan Okinawa. Gelombang tsunami setinggi 3 meter diperkirakan akan mencapai wilayah pesisir barat daya Jepang.

Filipina juga mendapat peringatan serupa, dengan Badan Seismologi Filipina mendesak penduduk di daerah pesisir untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi sebagai tindakan pencegahan.

Gempa tersebut merupakan salah satu yang terkuat yang melanda Taiwan dalam 25 tahun terakhir, menambah daftar bencana alam yang mempengaruhi kawasan Asia Pasifik dalam beberapa bulan terakhir. (*)

Pewarta : Ferry Agusta Satrio
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bali just now

Welcome to TIMES Bali

TIMES Bali is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.