Berita

Mantan Anggota Parlemen Afghanistan Tewas Tertembak Bersama Pengawalnya

Senin, 16 Januari 2023 - 12:53
Mantan Anggota Parlemen Afghanistan Tewas Tertembak Bersama Pengawalnya Foto mantan anggota parlemen Afghanistan Mursal Nabizada. (Foto: Wakil Kohsar/AFP/Getty Images)

TIMES BALI, JAKARTAMursal Nabizada, mantan anggota parlemen Afghanistan ditemukan tewas tertembak di rumahnya di Arzan Qimat, daerah Ahmad Shah Baba, Kabul. Dilansir dari The Guardian tak hanya sang mantan PM, pengawal pribadinya juga ditemukan tewas tergeletak di rumah tersebut. 

Nabizada merupakan salah satu perempuan yang masih bertahan di parlemen sebelum Taliban mengambil alih kekuasaan negara tersebut pada Agustus 2021 kemarin. Setidaknya terdapat beberapa perempuan yang waktu itu masih duduk di parlemen sebelum di ambil alih Taliban. 

Kejadian ini merupakan pertama kali seseorang yang pernah tergabung dalam parlemen ditembak tewas di negara konflik tersebut setelah pengambil alihan Taliban. Namun, hingga kini kematiannya masih diselidiki dan belum ditemukan indikasi campur tangan Taliban dalam hal tersebut. 

Kronologi Kejadian Penambakan Mursal Nabizada

Menurut keterangan kepala polisi Kabul, Molvi Hamidullah Khalid pada Minggu (15/1/2021) mantan anggota parlemen dan pengawal pribadinya tersebut ditemukan tewas pada hari Sabtu pagi. Suara tembakan terdengar pada pukul 3 dini hari. 

Dilaporkan pula bahwa selain ditemukan 2 orang tewas, saudara laki-laki Nabizada dan salah satu orang pengawal pribadinya juga ditemukan terluka. Yang lebih mengherankan lagi, pengawal pribadi lainnya malah kabur dengan membawa uang dan perhiasan Nabizada.

Perempuan yang mengedepankan hak-hak kaumnya dalam parlemen ini ditemukan tergeletak di lantai pertama rumahnya. Ruangan tersebut memang difungsikan sebagai kantor baginya dan seluruh karyawannya. 

Hingga kini pihak berwajib masih menyelidiki kejadian tersebut. Namun mereka menolak memberikan keterangan tentang kemungkinan motif dari penembakan yang terjadi di rumah mantan anggota parlemen Afghanistan ini. 

Kesan Para Teman Dekat tentang Mursal Nabizada 

Dari kesaksian para teman dekatnya selama bergabung menjadi anggota parlemen perempuan berdarah Uzbekistan ini memiliki track record positif. Menurut mereka setelah bergabung menjadi anggota parlemen pada tahun 2018 dirinya memberikan penampilan terbaik sebagai salah satu wakil dari perempuan yang berhasil duduk di kursi parlemen. 

Nabizada menjabat sebagai anggota parlemen komisi pertahanan. Teman-temannya mengenalnya sebagai seorang wanita yang kuat dan berani mengutarakan ide dalam pikirannya serta mempertahankannya jika dianggap benar. 

Mantan salah satu pembuat kebijakan Mariam Solaimankhil bahkan menyatakan jika perempuan tersebut rela jika harus membahayakan nyawanya untuk mempertahankan pendapatnya tersebut. Dirinya bahkan menolak tawaran untuk meninggalkan Afghanistan saat konflikTaliban dan negara tersebut memanas. 

Abdullah Abdullah yang kini menduduki jabatan sebagai pegawai tinggi Afghanistan mengaku sedih atas meninggalnya Mursal Nabizada. Dirinya mengatakan bahwa perempuan tersebut merupakan sebenar-benarnya contoh wakil rakyat dan hidup untuk melayani rakyat.  

Banyak dari anggota parlemen Afghanistan yang merasa kehilangan atas meninggaglnya perempuanyang dikenal teguh pendirian tersebut. Sebelum meninggal Mursal Nabizada masih bergabung dan bekerja di  Institute for Human Resources Development and Research. (*)

Pewarta : Khodijah Siti
Editor : Khodijah Siti
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bali just now

Welcome to TIMES Bali

TIMES Bali is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.